Air Terjun Bibijilan berada di kawasan wisata Buni Ayu dan memiliki ketinggian sekitar 100 m dengan airnya yang dingin dan sejuk berwarna hijau tosca meluncur dari bebatuan kapur. Air terjun ini bertingkat-tingkat dan setiap tingkatannya dapat didaki hingga puncaknya. Jika musim hujan tiba, Curug Bibijilan tidak diperbolehkan untuk dikunjungi karena debit airnya yang tinggi dan cukup deras. Curug ini juga sering digunakan sebagai arena panjat tebing dan flying fox . Nama bibijilan berasal dari bahasa sunda yang berarti bermunculan, dengan kata lain air yang bermunculan dari dalam perut bumi (dari dalam gua) membentuk teras aliran air dan kolam-kolam kecil. . Lokasi Terletak di Kampung Lebak Nangka, Desa Kerta Angsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi , Propinsi Jawa Barat . Peta dan Koordinat GPS: 7° 3' 23.76" S 106° 58' 45.73" E Aksesbilitas Berjarak sekitar 40 km arah tenggara kota Sukabumi dan dapat dijangkau dengan ...
Curug Cangkuang atau Curug Cidahu ini berada dalam kawasan Wana Wisata Cangkuang di kaki Gunung Salak. Curug Cangkuang ini berada di aliran sungai Cikuluwung dengan warna dasar sungai yang kuning kehijauan akibat endapan belerang sehingga membuat dasar sungai ini begitu jernih dan indah. Selain itu suhu air sungai ini terasa hangat-hangat kuku cocok untuk berendam. Apalagi, air sungai yang mengandung asam sulfida ini diyakini dapat mengobati berbagai macam penyakit kulit. Adapun kawasan Wana Wisata Cangkuang ini berada pada ketinggian 1.300 hingga 2.000 meter dari permukaan laut dengan suhu udara antara 18 hingga 20 derajat Celsius. Curah hujan disini cukup tinggi 3.900 – 4.500 milimeter per tahun. Selain Curug Cangkuang juga terdapat beberapa curug lain (ada sekitar 7 curug) yang di temui di kawasan ini seperti Curug Dua Unak yang berjarak sekitar 2 km, Curug Sawer, Curug Aul dan Curug Supit yang masing-masing berjarak sekitar 1 km dari Curug Ca...
Komentar
Posting Komentar